Humas dan SQ Bersaing Ketat
Sumber : Admin
27 May 2010
Bani Kuda Hitam, Tiga Pasangan Lain Jadi ”Penggembira”
GRESIK - Berdasar hasil perÂhitungan seÂmentara dan quick count beberapa lembaga surÂÂvei, dua pasangan bersaing ketat unÂtuk menÂÂduduki kursi bupati dan wakil buÂpati GreÂsik 2010-2015. Dua pasangan tersebut adaÂlah HusÂnul Khuluq-MuÂsyafÂfa’ Noer (HuÂmas) dan Sambari HaÂlim-M. Qosim (SQ).
Di antara empat paÂsangan lain, hanya paÂÂsangan Bambang Suhartono-Abdullah Qonik yang masih meÂmiliki kemungkinan mengejar dua pasangan tersebut. Tiga pasangan lainnya bisa disebut pupuk bawang (hanya ikut-ikutÂan).
Tiga pasangan tersebut adalah Mujitabah-SuÂwarno, M. NasÂhiÂhÂan-Syamsul Maarif, dan SasÂtro SuÂwito-Samwil. Berdasar perÂhitungan seÂmentara dan quick count, mereka memÂperoleh suara kurang dari lima persen.
Menurut hasil quick count yang dilakukan LingÂkaran Survei Indonesia (LSI) dan KonÂsultan Citra Indonesia (KCI), pasangan HuÂmas berada di urutan pertama dengan peÂroÂlehan 40,5 persen. Posisi kedua diisi duet SQ dengan perolehan 35,04 persen. Pasangan BaÂni mendapat 15,4 persen.
Tiga kandidat lain seakan jadi pelengkap. RinÂciannya, NasÂhiÂhan-Syamsul dengan 4,19 perÂsen, duet Sastro Suwito-Samwil (S2BY) 3,48 persen, dan paÂsangÂan Mujitabah-SuÂwarno 1,36 perÂsen.
Peneliti dari KCI Barkah PatÂtimaho menÂjelaskan bahwa tiga paÂsangan teratas itu terÂlihat doÂminan di beberapa wilayah. Humas menÂdulang banyak suara di wilayah KeÂcaÂmatan Cerme, Balongpanggang, Benjeng, dan Duduk Sampeyan.
Duet SQ mendapat banyak dukungan di tiga keÂcamatan. Yakni Manyar, Bungah, dan SiÂdayu. Pasangan Bani unggul di wiÂlayah KeÂdamean dan Menganti.
Berdasar hasil surÂvei LSI, meski unggul seÂÂcara keseluruhan, ada fenoÂmeÂna menarik daÂri Humas. Mereka gagal menguasai wiÂlaÂyah perkotaan. “Sebab, warga perkotaan yang memiliki pemikiran rasional menganggap peÂmerintahan bupati sebelumnya gagal,” terangnya.
Hasil survei LSI-KCI sedikit berbeda dengan hasil perhitungan manual yang tengah diselesaikan beberapa tim sukses pasangan calon. Menurut perhitungan maÂnual sementara yang dilakukan tim Sambari-Qosim, duet SQ masih unggul.
SQ meraih 37 persen suara. Duet Humas memperoleh 34 perÂsen suara. Pasangan Bani meÂraup 14 persen dukungan. “Itu maÂsih perhitungan sementara kami. Kami optimistis kondisinya tetap sama,” kata Khoirul Anam, tim sukses SQ.
Sebab, hasil suara yang direkap dari perhitungan itu belum termasuk daerah-daerah yang menjadi basis terkuat duet tersebut. “Sebagian besar yang masuk berasald ari daerah yang ketat,” katanya.
Duet Bani juga tengah meÂnyeÂleÂsaikan perhitungan cepat manual. TaÂpi, mereka belum berani memÂbeber hasilnya. Hingga kemarin peÂtang (26/5), baru sekitar 10 perÂsen di antara jumlah laporan hasil perhitungan di tiap TPS yang maÂsuk. “Pada prinsipnya, persaingan tiga calon tersebut masih sangat ketat. Semua kemungkinan masih bisa terjadi,” kata Amrullah, anggota tim perhitungan manual Bani. (ris/dim/yad/c12/ruk)
Kata Kunci: Bambang Suhartono-Abdullah Qonik, bupati, Gresik 2010-2015, Gresik, hasil perhitungan sementara, Humas, Husnul Khuluq-Musyaffa' Noer, KCI, Konsultan Citra Indonesia, LSI, M. Nashihan-Syamsul Maarif, Mujitabah-Suwarno, Quick Count, Sambari Halim-M. Qosim, Sastro Suwito-Samwil, SQ, Survei Indonesia, wakil bupati



