Panwas Bingung Sikap KPU

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...
Sumber : Admin
5 May 2010

Masih Menyimpan Kelebihan Logistik Pemilihan Bupati

Jawa Pos - Sempat mereda, ka­­sus ke­lebihan logistik Pilbup 2010 Gre­sik kembali mencuat. Pe­mi­cu­nya, hingga pen­dis­tri­bu­sian lo­gistik ke­marin (4/5), KPU Gresik masih ne­­kat menyimpan si­sa lo­gistik vital itu.

Padahal, berdasar hasil ke­se­pa­ka­tan yang dibuat antara KPU, pan­­was, dan muspida, pengamanan lo­­gistik diserahkan kepada panwas le­wat Polres Gresik. Faktanya, saat lo­gistik mulai didistribusikan, ter­­nyata, sisa logistik tersebut be­lum ju­ga diamankan. Tak pelak, hal itu kembali memantik ke­cu­rigaan ber­bagai kalangan.

Ketua Panwas Pilbup M. Thoha di­­buat bingung dengan masih ter­sim­pannya sisa logistik itu. “Se­ha­rus­nya, sudah diamankan pada awal pekan ini,” kata Thoha ke­ma­rin.

Dia lantas men-jlentreh-kan ha­sil ke­­sepakatan tersebut. Sisa lo­gistik vi­­tal itu bakal ditangani pan­was. Pe­nga­manan diserahkan ke­pada Pol­res Gresik. “Maksimal, Se­nin su­dah ada kepastian dari pol­res se­hingga hari ini (kemarin, Red) su­dah diamankan. Dari situ, se­­­b­enarnya se­mua sudah klir. Ting­gal pelak­sa­na­annya,” kata­nya.

Karena itu, dia me­nga­takan tidak ha­­­bis pi­kir ketika distribusi su­dah ber­­­jalan, namun logistik-logistik ter­­sebut belum juga diamankan. Apa­­lagi, panwas rupanya ti­dak mau ter­lalu ambil risiko. Lem­baga pe­nga­was itu ogah untuk me­nga­­man­kan sendirian sisa logistik ter­­se­but.

Panwas tidak mau dituding pa­sang badan terkait dengan pe­nye­le­saian kasus sisa logistik itu. “Ka­lau kami ambil langsung, kami ma­lah di­tu­ding pasang badan. Pa­dahal, ini adalah kesalahan KPU,” katanya.

Seperti diberitakan, persiapan KPU jelang pilbup Gresik di­war­nai ka­sus kelebihan logistik yang me­liputi surat suara dan kartu pe­milih. Untuk surat suara, jum­lahnya ke­le­bihan sampai 98.138 lembar. KPU Gresik beralasan bahwa ke­le­bihan itu disebabkan mereka me­ng­gu­nakan data DPT Pilpres 2009 yang ditambah 2 persen ca­dangan plus tambahan 10 persen.

Itu masih ditambah lagi dengan ca­dangan se­ba­nyak 7.400 lembar jika ada surat suara yang ru­sak. Selain itu, pem­buatan kartu tanda pe­milih, ter­nyata, mem­beng­kak luar biasa. Ada kelebihan 133.577 lem­bar kartu suara.

KPU berdalih bahwa pengamanan dilakukan setelah distribusi se­lesai. Sebab, sebelum terdistribusi, KPU harus menghitung secara pasti jumlah kebutuhan logistik un­tuk tiap-tiap kecamatan. “Saat ini ma­sih dihitung. Sebab, dalam pen­dis­tri­busian, jumlah logistik yang ter­distribusi harus dise­suai­kan dengan kebutuhan,” kata ang­gota KPU M. Faizin kema­rin.

Baru jika penghitungan dan pem­ba­gi­an logistik per kecamatan klir, jum­­lah sisa suara itu bisa dipastikan. “Nanti tinggal di­be­ritaacarakan ber­sa­­ma antara pan­was-polres, ba­ru se­te­lah itu di­sim­pan,” ujarnya. (ris/c6/ruk)

Kata Kunci: , , , , , , , , ,

    Email This Post Email This Post