Seluruh Cabup Melanggar

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...
Sumber : Admin
25 May 2010

Gambar seluruh cabupHasil Evaluasi 12 Hari Masa Kampanye

Jawa Pos - Selama 12 hari masa kam­pa­nye, panitia pengawas (pan­was) mencatat ba­nyak pe­langgaran yang dilakukan para ca­­lon dan tim pemenangannya. Ti­dak satu pun dari keenam calon yang tidak me­lang­gar.

Di antara pelanggaran itu adalah peng­gu­na­an fasilitas negara dan ke­ikusertaan pe­ga­wai negeri sipil (PNS) dan anak-anak da­lam kam­pa­­nye. Meski begitu, panwas pil­­­ka­da belum membawa satu pun pe­lang­­gar­an itu ke ranah hukum. “Semuanya, mu­lai tim nomor satu hing­ga enam me­langgar (kam­panye),” ungkap Ketua Pan­was Pil­kada Gresik Mohammad Toha da­lam ra­pat koordinasi Polres Gre­sik, KPU, pan­was, dan tim kam­panye masing-masing calon di ruang pertemuan Mapolres Gre­sik kemarin (24/5).

Rapat koordinasi itu dihadiri Ka­pol­wiltabes Surabaya Kom­bes­pol Ike Edwin, Kapolres Gresik AKBP Rinto Djatmono, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Ach­dwi­yan­to Yudi Hartono, dan lima dari enam tim pe­menangan pasangan ca­bup-cawabup. Ha­nya tim pe­me­nangan Mujitabah-Suwarno (Jiwa) yang tidak tampak hadir.

Yang disesalkan, Toha hanya me­nyebut pelanggaran yang di­la­kukan cabup M. Sastro Soewito. Sas­tro, yang menjabat wakil bu­pati, disebut menggunakan rumah dinas wakil bupati untuk ber­kam­pa­nye.

Pernyataan Toha itu membuat En­tis Su­tisna, ketua tim pe­me­na­ng­an Sastro Soe­wi­to-Samwil, men­cak-mencak. “Saya tidak te­ri­ma. Mengapa pelanggaran yang di­sebut ha­nya calon kami,” kata En­tis mengin­te­rup­si.

Entis balik menantang Toha un­tuk mem­ba­wa kasus tersebut ke ja­lur hukum. Toha me­nolak. Da­lih­nya, dia tidak ingin mem­per­­ke­ruh situasi dan kondisi Gresik.

Selain itu, jelas Toha, tim pe­me­na­ngan kam­panye kadang ber­mu­ka dua. “Di forum terbuka mereka be­gi­tu garang. Ketika di belakang pang­gung, mereka meminta pe­lang­garan tidak diteruskan,” ka­tanya.

Dalam pertemuan tersebut juga muncul pro­tes dari tim kampanye SQ (Sambari Ha­lim Radianto-M. Qosim) yang harus mem­bayar Rp 4 juta untuk sewa lahan kampanye di lapangan Desa Suci, Kecamatan Manyar. Men­jawab protes ter­sebut, Toha meng­ung­kapkan telah membuat surat kepada KPU Gre­­sik untuk mengganti uang sewa yang dikeluarkan tim kampanye SQ. ”Suratnya ta­di (kemarin) saya lu­n­curkan ke KPU. Ka­lau tidak per­ca­ya, tanya ke KPU,” ujar To­ha.

Dalam kesempatan tersebut M. Ai­nur Rofiq dari tim pemenangan Humas (Husnul Khuluq-Musyaffa’ Noer) mengaku risi karena selaku di­kaitkan dengan masalah yang terjadi di tubuh KPU maupun pan­was. ”Kenapa kami yang selalu dituduh. Apa pun yang terjadi di KPU maupun panwas kami tidak tahu,” tegasnya.

Kapolwiltabes Surabaya Kom­bespol Ike Edwin seusai rapat ko­or­dinasi merasa optimistis pil­bup Gresik berlangsung aman. Se­lain sudah ada antisipasi dini, dia menilai pilbup Gresik lebih kon­dusif. “Berdasar rapat koor­di­n­asi tadi (kemarin, Red) kami op­timistis pilbup Gresik aman, lan­car, dan terkendali,” tegasnya. (yad/c2/ruk)

Kata Kunci: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

    Email This Post Email This Post